RSS

Kamis, 12 November 2015

ANALISIS VALUE CHAIN



Primary activities :
1.    Inbound Logistics (logistik ke dalam)
Adalah aktivitas yang berhubungan dengan penanganan material sebelum digunakan, pada kutukutubuku kegiatan dilakukan yaitu:
·         Bekerjasama langsung dengan penerbit buku sehinga buku yang dijual dapat lebih murah dibanding di toko buku. kutukutubuku telah bekerja sama dengan lebih dari 40 penerbit.
·         Proses kerja kutukutubuku sangat tergantung pada kerja sama dengan para penerbit ini.
·         Ketepatan waktu buku itu sampai di tangan pembeli akan sangat tergantung pada stok buku dan penerbit. Sampai sekarang pun, mereka masih menghubungi para penerbit yang belum diajak bekerja sama. Para staf menghubungi bagian direct selling di beberapa penerbitan untuk menawarkan kerja sama.

2.    Operations (operasi)
Adalah akivitas yang berhubungan dengan pengolahan input menjadi output. Pada kutukutubuku kegiatan dilakukan yaitu:

3.    Outbound Logistik (logistik ke luar)
Adalah aktivitas yang dilakukan untuk menyampaikan produk ke tangan konsumen. Pada kutukutubuku kegiatan dilakukan yaitu:
·           Pendistribusian buku yang sudah dipesan oleh pembeli
·         Kerja sama dengan jasa pengiriman dan kurir
Dengan menggunakan jasa FedEx dan Tiki, pengiriman buku menjangkau seluruh kota di Indonesia dan luar Indonesia. Selain itu, kutukutubuku juga memilih agen kurir outsource yang tepat dan menjalin hubungan baik dengan mereka. Biaya kurir outsource sebesar Rp4.000—Rp6.000,-. (tergantung berat dan jumlah barang yang diantar) ini dihitung per satu kali pengantaran barang.


4.    Marketing and Sales (pemasaran dan penjualan)
Adalah aktivitas yang berhubungan dengan pengarahan konsumen agar tertarik untuk membeli produk. Pada kutukutubuku kegiatan yg dilakukan yaitu:
·         Kutukutbuku memasarkan usaha mereka lewat internet, seperti di mailing list, newsletter, memasang iklan di websitewebsite, seperti Indosiancom, Detik.com, dan majalah-majalah (misalnya: Femina, Ummi dan lain-lain).
·         Mouth to mouth karena pada umumnya, orang lain lah yang merekomendasikan jasa mereka di medianya sendiri atau kepada orang lain.
·         Di awal usahanya, kutukutubuku juga pernah berpromosi lewat kaos yang bertuliskan "Reading is Sexy" dan alamat www. kutukutubuku.com di belakangnya. Mereka juga mencetak pembatas buku dan kartu nama yang dibagikan secara gratis.
·         Melakukan promo-promo buku.

5.    Service (pelayanan)
Adalah aktivitas yang mempertahankan atau meningkatkan nilai dari produk. Pada kutukutubuku kegiatan dilakukan yaitu:
·         Kutukutubuku berkomitmen bahwa dari diskon yang diberikan penerbit, 15%-nya harus diberikan ke pelanggan.
·         Dalam pelayanannya, kutukutubuku menekankan pada hubungan interpersonal. Jika pemesan berniat mengirimkan buku dari kutukutubuku kepada orang lain sebagai hadiah, maka ia tak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pembungkusan dengan kertas kado. Staf kutukutubuku akan membungkuskannya. Bahkan, akan ada kartu ucapan yang isinya terserah keinginan pemesan. Dalam kartu juga akan ada kutipan-kutipan pilihan kutukutubuku. Semuanya dapat diperoleh secara gratis.
·         Jika pemesan membuka www.kutukutubuku.com, ia akan mendapat informasi buku-buku baru dengan harganya yang 15% Iebih murah dari harga buku di toko. Sebenarnya, harga yang diberikan dari penerbit ke kutukutubuku tergantung kesepakatan masing-masing.

Supported activities
1.    Procurement: berkaitan dengan proses perolehan input/sumber daya.
2.    Human Resources Management : Pengaturan SDM mulai dari perekrutan, kompensasi, sampai pemberhentian
3.    Technological Development: pengembangan peralatan, software, hardware, prosedur, didalam transformasi produk dari input menjadi output.
4.    Infrastructure: terdiri dari departemen-departemen/fungsi-fungsi (akuntansi, keuangan, perencanaan, GM, dsb) yang melayani kebutuhan organisasi dan mengikat bagian-bagiannya menjadi sebuah kesatuan.

Kamis, 01 Oktober 2015

Tentang E-Commerce

E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapatmelakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan) .
Adapun pendapat mengenai pengertian E-Commerce bahwa E-commerce mengacu pada internet untuk belanja online dan jangkauan lebih sempit. dimana e-commerce adalah subperangkat dari E-Bisnis. cara pembayarannya: melalui transfer uang secara digital seperti melalui account paypal atau kartu credit Sedangkan, E-Bisnis mengacu pada internet tapi jangkauan lebih luas. area bisnisnya terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail tapi pemasaran atau penjualan di lakukan dengan internet. dengan begitu dapat memberikan keuntungan berupa keamanan fleksibililtas dan efisiensi. cara pembayarannya yaitu dengan melaui pembayaran digital secara E-Gold dan sudah di akui di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online.
Pada umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara online (24 jam sehari) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email.
Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.
Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce adalah sebagai berikut :
1. Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan.
2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.
3. Secar otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit).
4. Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.
Adapun keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan transaksi melalui E-Commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah.
2. Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat, pencetakan, report, dan sebagainya.
3. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek.
4. Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.
B. Contoh E-Commerce.
Banyak sekali yang dapat kita lakukan melalui E-Commerce yaitu :
1. Pembelian buku melalui online.
2. Pembelian elektronik melalui online.
3. Pembelian kendaraan melalui online.
4. Pembelian pakaian melalui online, dll.
C. Dampak Positif dan Negatif E-Commerce.
Didalam dunia E-Commerce pasti terdapat dampak positif dan negativenya.
Dampak positifnya, yaitu :
1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak negativenya, yaitu :
1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.
sumber:
https://unindrax1eione.wordpress.com/e-commerce/definisicontoh-dan-dampak-e-commerce/
 
Copyright Learning By Doing 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .